FORUM - January-2013
Sudah tentu Kita semua memiliki Sebuah DAFTAR KRITERIA
untuk Pasangan Hidup Kita.
Bagi KEBANYAKAN Pria FAKTOR UTAMA dan TERUTAMA atau
FAKTOR No. 1 dalam DAFTAR KRITERIA tersebut BIASANYA adalah PENAMPILAN FISIK
(Kecantikan Wajah & Kemolekan Tubuh) di samping FAKTOR PENDUKUNG lainnya
(Karakter, Pendidikan, Budaya, Keluarga, Sosial-Ekonomi, Spiritualitas, dsb)
yang tentunya berbeda-beda bagi setiap Pria, tergantung SELERA Masing-Masing
Individu.
Proses Mencari dan Menemukan Jodoh terdiri dari 4
Fase, yang terjadi dalam urutan dan kesinambungan dari Satu Fase ke Fase
Lainnya. 4 Fase Dalam Mencari dan Mendapatkan Jodoh adalah:
KENAL – PENDEKATAN (PDKT) – RELATIONSHIP (PACARAN) -
PERNIKAHAN
Fase Pertama, KENAL. Tentunya Kita Harus KENAL Sang
Wanita dan Wanita tersebut KENAL Kita. Setelah KENAL baru Rangkaian Proses
INTERAKSI LANJUTAN berikutnya dapat DIMUNGKINKAN untuk TERJADI.
Setelah Kita KENAL dengan Seorang atau Beberapa Wanita
Idaman yang menjadi CALON Kekasih Kita, Maka setelah itu kita akan mengadakan
PENDEKATAN atau yang lebih dikenal dengan istilah PDKT dalam Bahasa Gaulnya.
Fase PENDEKATAN apabila SUKSES dimana KEDUA BELAH
PIHAK baik Kita maupun Wanita CALON Kekasih Kita Saling TERTARIK dan JATUH
CINTA, akan berlanjut ke Fase RELATIONSHIP (PACARAN).
Pada Fase Berikutnya: RELATIONSHIP (PACARAN), kembali
lagi KEDUA BELAH PIHAK – Kita dan Kekasih / Pacar Kita – Akan Saling
Berhubungan Lebih Dekat Lagi secara ROMANTIS dan INTIM untuk MENGUJI seberapa
COCOK, SESUAI, dan SERASI nya KEDUA BELAH PIHAK dapat BERSATU UNTUK SELAMANYA
dalam Bahtera Rumah Tangga.
Fase Terakhir: PERNIKAHAN adalah diibaratkan seperti
GARIS FINISH dalam Maraton atau PUNCAK TERTINGGI dari Pendakian Gunung
RELATIONSHIP (PACARAN).
WomenMagnet.com sebagai Institusi Pelatihan Cinta,
Kencan, dan Hubungan Dengan Wanita akan memberikan seperangkat Pengetahuan,
Keahlian, dan Ketrampilan untuk Mencapai Ke-4 Fase tersebut (KENAL – PENDEKATAN
(PDKT) – RELATIONSHIP (PACARAN) – PERNIKAHAN).
PASTINYA Hal TERBESAR bagi setiap Individu species
Manusia, baik Pria maupun Wanita, tak peduli apapun latar belakang Kepercayaan
Spiritual maupun Kultur, Bahasa, Suku, dan Bangsanya adalah PERNIKAHAN yang
Menyatukan 2 Individu Manusia Berjenis Kelamin Berbeda menjadi SATU.
Namun, Abad Berganti, Zaman Beralih, dan Peradaban
Berkembang Membawa Pergantian, Peralihan, dan Perkembangan dalam SISTEM atau
TATA-CARA Manusia Saat Ini Dengan Masa Lalu dalam Segala Aspek Kehidupannya.
Bukan Saja dalam Aspek yang lebih MAKRO seperti POLITIK,
EKONOMI, PENDIDIKAN, TEKNOLOGI, dan SISTEM INFORMASI, namun juga hal yang jauh
lebih MIKRO seperti GAYA HIDUP dan PERJODOHAN.
Pada Zaman Primitif Manusia Gua yang masih Primitif
dan Setengah Monyet, atau dalam istilah Evolusi sering disebut Manusia Kera Berjalan
Tegak, Manusia memenuhi kebutuhan makanannya dengan Berburu Binatang dan
Mengumpulkan Tetumbuhan dan Buah-buahan.
Mereka hidup dalam Kelompok-Kelompok Kecil
(Komunitas), yang merupakan cikal-bakal dari suku, desa, dan kerajaan pada
permbangan sejarahnya. Kelompok atau Komunitas kecil ini dibentuk untuk
memenuhi dan melindungi kepentingan bersama semua individu yang ada di dalm
kelompok ini. Dan biasanya antar Satu Kelompok dan Kelompok Lainnya terjadi
persaingan dalam memperebutkan wilayah tinggal dan lahan berburu, hingga Perang
Kelompok ala Suku Terbelakang yang sering kita saksikan di layar TV menjadi
peristiwa lumrah sehari-hari pada masa ini.
Pada Masa ini Seorang Pria HANYA dapat MENCARI JODOH
dari Kalangan Kelompoknya sendiri. PILIHAN begitu TERBATAS, dan PERSAINGAN
begitu KETAT. Pria yang lebih unggul dalam Hirarki Kelompok akan MENYINGKIRKAN
Pria yang lebih payah dalam PERSAINGAN MEMPEREBUTKAN JODOH, yang sering
dilakukan dengan OTOT dan KEKERASAN dan berakhir dengan Cidera atau bahkan Kematian.
Thanks God, Kita Semua TIDAK HIDUP di MASA INI.
Setelah Zaman Primitif berakhir, masuklah Zaman
Agraris, dimana Manusia mulai bertani selain berburu. Kelompok-Kelompok yang
dahulu ada pada Zaman Primitif semakin melebur menjadi lebih sedikit namun berjumlah
anggota semakin besar, dari penaklukkan Kelompok-Kelompok yang lebih kuat
terhadap yang lebih lemah.
Kelompok menjadi Desa, kemudian menjadi Kerajaan.
Budaya menjadi lebih Feodal, Paternalistik dimana Otoritas Pusat Kekuasaan
seperti Raja, Ratu, atau Kaisar menjadi begitu Kuat dan Dominan. Pada Satuan
Terkecil adalah Keluarga yang tinggal bersama dalam sebuah kompleks
perkampungan. Peran Kepala Keluarga (kebanyakan Ayah – karena memang sebagian
besar belahan bumi ini menjalankan sistem Patrilineal atau Garis Keturunan
Ayah).
PERJODOHAN pada Masa ini adalah FAMILY BUSINESS.
Dimana Kepala Keluarga mengatur PERJODOHAN Putra-Putri mereka dengan Keluarga
Lainnya, yang lebih banyak dipengaruhi oleh Faktor Kepentingan Survival dan Ekspansi
EKONOMI Kedua Keluarga Bersangkutan dalam ALIANSI berbentuk PERNIKAHAN
Putra-Putri Mereka.
KONSEP CINTA ROMANTIS SAMA SEKALI TIDAK ADA DI ZAMAN
INI.
Individu lahir, dibesarkan, dan meneruskan Rutinitas
Fungsi Ekonomi dalam Keluarga yang berbasis Ladang dan Sawah. Begitu pula dalam
PERJODOHAN, semua ditentukan oleh KELUARGA (FAMILY).
IT’S PURELY FAMILY BUSINESS!
Sejarah dan Peradaban terus Berganti, Beralih, dan
Berkembang Sampai di masa ini: Masa GLOBALISASI dan INFORMASI TEKNOLOGI. Dimana
INDIVIDU sudah benar-benar lebih DOMINAN, BERDAYA dan PUNYA KEKUASAAN LEBIH
BESAR untuk MENENTUKAN JALAN HIDUPNYA SENDIRI dalam SEMUA ASPEK KEHIDUPAN, dan
Peran KELUARGA menjadi lebih MINIMAL walaupun masih TETAP ADA dalam KADAR yang
semakin MENIPIS.
Orang Tua Kita mengarahkan JALAN dan ARAH KEHIDUPAN
Kita hanya sampai Usia Remaja. Kita mulai memilih Universitas dan Jurusan yang
KITA INGINKAN, dan setelah itu memilih PROFESI dan PEKERJAAN KITA SENDIRI.
Semua menjadi serba INDIVIDUAL, DEMOKRATIS, dan bahkan LIBERAL. Dan DUNIA menjadi
sebuah MEDAN LUAS yang memberikan PELUANG dan KEMUNGIKAN UNLIMITED (TANPA BATAS)
bagi SIAPAPUN untuk mewujudkan IDEALISME dan MENENTUKAN ARAH Hidupnya Sendiri.
Begitu Pula dalam HAL PERJODOHAN. Pria dan Wanita saat
ini HAMPIR di SELURUH BELAHAN DUNIA yang sudah Menjadi SATU dalam Proses
GLOBALISASI ini MENCARI, MEMILIH, dan MENDAPATKAN JODOH secara MANDIRI dengan
INTERVENSI dan PENGARUH yang amat sangat MINIMAL.
Lahirlah Konsep CINTA!
CINTA menjadi sebuah KONSEP yang DIANUT dan DIRUNUT
oleh Semua Individu. Dengan Ketertarikan Dua-Arah (MUTUAL) antara PRIA dan
WANITA yang semakin berkembang, bertambah, dan akumulatif seiring perjalanan
waktu, akhirnya Ke-2 Individu Pria dan Wanita memutuskan untuk MENGIKATKAN diri
mereka ke dalam sebuah lembaga PERNIKAHAN.
Sebenarnya, sebagai Pria yang hidup di ZAMAN INI, Kita
begitu dimanjakan dan dimudahkan. Dengan Peran INISIATOR (YANG MEMULAI
INISIATIF) dalam Sebuah HUBUNGAN Asmara yang telah diembannya sejak Zaman
Primitif, Pria di ZAMAN INI memiliki PILIHAN yang jauh LEBIH BANYAK dan TAK
TERBATAS untuk Mencari, Memilih, dan Mendapakan Wanita Manapun sebagai
JODOH-nya, tanpa terpenjara dimensi RUANG dan BUDAYA. Kita BISA Mencari Wanita
dari Kebangsaan dan Lokasi manapun yang DIMUNGKINKAN dengan GLOBALISASI: Dunia
yang TELAH menjadi SATU. Baik dalam LINGKUP DUNIA NYATA maupun DUNIA MAYA
melalui ONLINE SOCIAL NETWORKING MEDIA dalam INTERNET.
PILIHAN menjadi TIDAK TERBATAS. Namun TATA-CARA untuk
Mencari, Memilih, dan Mendapatkan JODOH menjadi BERUBAH TOTAL. Dari
FAMILY-ARRANGED MARRIAGE (PERNIKAHAN YANG DIATUR KELUARGA), menjadi LOVE-BASED
MARRIAGE (PERNIKAHAN BERDASAR CINTA).
CINTA menjadi
SATU-SATUNYA JAWABAN dalam Proses PENCARIAN JODOH. MENIKAH didahului PROSES PACARAN, yang didahului oleh CINTA. CINTA
menjadi begitu DIINGINKAN, namun TIDAK DIMENGERTI dan DIPAHAMI sebagaimana
seharusnya. CINTA lebih menjadi sebuah KATA-KATA yang begitu SAKRAL namun diucapkan
terus-menerus TANPA MEMAHAMI MAKNA-nya, seperti sebuah MANTRA VOODO KUNO yang
terdengar SAKTI namun melekat dengannya sebuah KUTUKAN: Kita SELALU MENDERITA
dan SENGSARA dalam MERAIHNYA, karena PENOLAKAN, PENGKHIANATAN, dan PATAH HATI.
Ya, CINTA menjadi TIDAK DIPAHAMI, MISTERIUS, ANGKER,
dan PENUH TANDA TANYA.
IRONIS memang, namun JAUH LEBIH MUDAH dan SEDERHANA
memahami DERET LOGARITMA daripada HAKIKAT CINTA.
ALHASIL, Setiap Individu ingin MENDAPATKAN CINTA yang
DIINGINKAN dan DIIMPIKANNYA,
Namun TIDAK TAHU BAGAIMANA CARANYA. TERSESAT, KUSUT, dalam
RASA SAKIT!
Untuk itulah Saya, Peter Rave, dengan WOMEN MAGNET,
akan selalu berusaha untuk Membuat CINTA tidak lagi ANGKER, dan MISTERIUS. Namun Menjadi SEBUAH KOSAKATA yang menjadi
begitu MENYENANGKAN, dan SEDERHANA.
Menjadi sebuah CABANG ILMU yang dapat DIPELAJARI. Yang dapat
DIMENGERTI.
Yang dapat DIRUNUT dan
DIJELASKAN RUMUS dan URUTANNYA,
Sehingga Setiap Individu
akan Lebih MUDAH dan MERAIH, MENDAPATKAN, dan MENCAPAINYA.
Nantikan
Artikel-Artikel Selanjutnya dari WOMEN MAGNET untuk MENGETAHUI Leibih Lanjut
dan Mendalam: Bagaimana Meraih, Mendapatkan, dan Mencapai Kehidupan, Cinta Yang
Anda Impikan Dengan Wanita Idaman Anda.
LOVE, DATING, and RELATIONSHIP WITH WOMEN.
CINTA, KENCAN, dan HUBUNGAN DENGAN WANITA.
3 TEMA yang akan SELALU DIKUPAS, DIPERAS dan DIBAHAS
sampai TUNTAS.
Dalam Seluruh Ke-FASE K4 KOMPLIT PERJODOHAN:
KENAL-PDKT-RELATIONSHIP-PERNIKAHAN
Sebagai Sumber Ilmu Tak Terbatas Untuk Mewujudkan
Semua Cinta Yang Anda Impikan!
Peter Rave
Founder & Coach
WomenMagnet.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar